Minggu, 30 Desember 2012

Jurnal 1 tinjauan pustaka



REVIEW
Analisis dan perpanjangan sistem informasi akuntansi piutang usaha terkomputerisasi pada primer koperasi kepolisian KORPS BRIMOB ( primkoppol korps brimob )

Jurnal ekonomi akuntansi, oktober 2011

Oleh:
Ika kurniati

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Kerangka teoritis

2.1.1. Pengertian Sistem
Definisi sistem menurut Jogiyanto (2005: 34), adalah “kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.
Definisi sistem menurut Mulyadi (2001: 5), "sistem adalah suatu jaringan prosedur yang dibuat menurut pola yang terpadu untuk melaksanakan kegiatan pokok perusahaan”.

2.1.2. Pengertian Sistem Akuntansi
Menurut Mulyadi (2001: 3) : ”Sistem akuntansi adalah organisasi, formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan”.
Sedangkan menurut Howard F. Stettler (1996:4) : “Sistem Akuntansi adalah formulir-formulir, catatan-catatan, prosedur-prosedur, dan alat-alat yang digunakan untuk mengolah data mengenai usaha suatu kesatuan ekonomis dengan tujuan untuk menghasilkan umpan balik dalam bentuk laporan-laporan yang diperlukan oleh manajemen untuk mengawasi usahanya, dan bagi pihak-pihak lain yang berkepentingan seperti pemegang saham, kreditur, dan lembaga-lembaga pemerintah untuk menilai hasil operasi”.

2.1.3. Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi didefinisikan oleh Jogiyanto (2005: 11) : “Sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan”.

2.1.4. Pengertian Piutang
Menurut Zaki Baridwan (2004: 124-125) : Piutang merupakan suatu proses yang penting, yang dapat menunjukkan satu bagian yang besar dari harta likuid perusahaan. Pada umumnya piutang bersumber dari kegiatan operasi normal perusahaan yaitu penjualan kredit atas barang dan jasa kepada pelanggan, tetapi selain itu masih banyak sumber-sumber yang dapat menimbulkan piutang. Piutang diklasifikasikan menjadi dua yaitu piutang dagang dan piutang bukan dagang.
Tugas fungsi akuntansi dalam hubungannya dengan pencatatan piutang adalah :
a. Menyelenggarakan catatan piutang kepada setiap debitur, yang dapat berupa kartu piutang yang merupakan buku pembantu piutang, yang digunakan untuk merinci rekening kontrol piutang dalam buku besar yang berfungsi sebagai buku pembantu piutang.
b. Menghasilkan pernyataan piutang secara periodik dan mengirimkannya ke setiap debitur.
c. Menyelenggarakan catatan riwayat kredit setiap debitur untuk memudahkan penyediaan data guna memutuskan pemberian kredit kepada pelanggan guna mengikuti data penagihan dari setiap debitur.

2.2. Metode Pencatatan Piutang Dengan Komputer

Metode pencatatan piutang dengan komputer yang menggunakan batch system. Dalam batch system ini, dokumen sumber yang mengubah piutang dikumpulkan sekaligus di-posting setiap hari untuk memutakhirkan catatan piutang. Dalam sistem komputer dibentuk dua macam arsip, yaitu: arsip transaksi (transaction file) dan arsip induk (master file). Pencatatan piutang yang dilakukan secara harian dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Secara harian pula, arsip transaksi digunakan untuk memutakhirkan arsip induk piutang seperti pada gambar di bawah ini. Secara periodik, misalnya setiap bulan, arsip induk piutang digunakan untuk menghasilkan berbagai macam laporan bagi manajemen, :
Faktur Penjualan Memo Kredit, Adjustment, dll Bukti Kas MAsuk Terminal Terminal Terminal Edit and Log Transaction Program Arsip Transaksi Piutang Harian Control Information report
Pengolahan Dokumen Sumber untuk Menghasilkan Arsip Transaksi Piutang Harian
Sumber: Mulyadi (2001: 270)
Arsip Transaksi Piutang Harian Arsip Induk Piutang Update Master file Program Up date Arsip Induk Piutang Arsip Transaksi Piutang s.d. hari ini Laporan Penyimpangan Laporan Pengolahan Piutang Harian
Proses Harian Pemutakhiran
Sumber: Mulyadi (2001: 271)
Arsip Induk Piutang Report program Laporan Umur Piutang Pernyataan piutang Laporan Status Piutang yang Macet Laporan Penjualan Menurut Daerah Pemasaran
. Proses Pembuatan Laporan Bulanan
Sumber: Mulyadi (2001: 271)

2.3. Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada (Jogiyanto, 2005: 35). Alasan-alasan yang membuat suatu perusahaan atau organisasi mengubah/mengembangkan sistem baru adalah :
a. Perubahan kebutuhan pemakai atau bisnis
b. Perubahan teknologi
c. Peningkatan proses bisnis
d. Keunggulan kompetitif
e. Perolehan produktifitas
f. Pertumbuhan perusahaan yang semakin meningkat

2.4. Metode Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem akuntansi dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu (Mulyadi. 2001: 39):
a. Analisis Sistem
b. Desain Sistem
c. Implementasi Sistem

2.5. Basis Data (Database)

Database adalah suatu gabungan file yang saling berhubungan dan dikoordinasi secara terpusat (Marshall & Steinbart 2006: 95). Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi karena merupakan basis dalam penyediaan informasi bagi para pemakai. Penerapan database dalam sistem informasi disebut database system 
.
2.6. Microsoft Visual Basic 6.0 dan Microsoft Access 2007

Microsoft Visual Basic adalah program untuk membuat aplikasi berbasis Microsoft Windows secara cepat dan mudah (Andi Sunyoto, 2007: 1). Visual Basic menyediakan tool untuk membuat aplikasi yang sederhana sampai aplikasi kompleks atau rumit baik untuk keperluan pribadi maupun untuk keperluan perusahaan.
Microsoft Access adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola database. Divisi Penelitian dan Pengembangan MADCOMS-MADIUN dalam Sulistyo (2009) menyebutkan
bahwa Microsoft Access 2007 merupakan salah satu program dari Microsoft office yang digunakan untuk pengolahan database, dimana Microsoft Access 2007 ini tidah hanya untuk membuat table, query, maupun report database secara maksimal.

2.7. Desain Aplikasi Akuntansi Piutang Usaha Simpan Pinjam

H. Moh. Tjoekam, SE. “Perkreditan Bisnis Inti Bank Komersial” (1999) menyatakan bahwa perkreditan melibatkan beberapa pihak, yaitu: kreditur, debitur, bahkan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, tujuan perkreditan berbeda-beda dan tergantung pada pihak-pihak tsb:
a. Bagi kreditur
1) Perkreditan merupakan sumber pendapatannya.
2) Pemberian kreditnya merupakan perangsang pemasaran produk-produk lain dalam persaingan.
b. Bagi debitur
1) Kredit berfungsi sebagai sarana untuk membuat kegiatan usaha makin lancar dan kinerja usaha semakin baik daripada sebelumnya.
2) Kredit memperluas kesempatan berusaha dan bekerja dalam perusahaan.
c. Bagi masyarakat
1) Kredit mengurangi pengangguran karena membuka peluang berusaha, bekerja, dan pemerataan pendapatan.
2) Kredit meningkatkan fungsi pasar karena ada peningkatan daya beli

Nama : Novia Mandalasari
NPM : 25211234

Jurnal 1 metode penelitian



REVIEW
Analisis dan perpanjangan sistem informasi akuntansi piutang usaha terkomputerisasi pada primer koperasi kepolisian KORPS BRIMOB ( primkoppol korps brimob )

Jurnal ekonomi akuntansi, oktober 2011

Oleh:
Ika kurniati

METODE PENELITIAN

3.1. Lokasi Penelitian
Primer Koperasi Kepolisian Korps Brigade Mobil (PRIMKOPPOL Korps Brimob) dengan alamat Jalan Akses UI Kelapadua Cimanggis Depok.

3.2. Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah segala sistem akuntansi piutang usaha simpan pinjam pada PRIMKOPPOL Korps Brimob.

3.3. Teknik Analisis Data

3.3.1. Analisis PIECES
a. Analisis Kinerja (Performance)
b. Analisis Informasi (Information)
c. Analisis Ekonomi (Economy)
d. Analisis Pengendalian (Control)
e. Analisis Efisiensi (Efficiency)
f. Analisis Pelayanan (Service)

3.3.2. Analisis Kebutuhan Sistem
a. Kebutuhan Fungsional
b. Kebutuhan Nonfungsional
3.3.3. Analisis Kelayakan Sistem
a. Kelayakan Teknik
b. Kelayakan Operasional
c. Kelayakan Penjadwalan


3.4. Tahap Perancangan Sistem atau Desain Sistem

1) Pemodelan Data (Data Modelling)
Pemodelan data adalah cara formal untuk menggambarkan data yang digunakan dan diciptakan dalam suatu sistem. Model ini menunjukkan orang, tempat atau benda di mana data diambil dan hubungan antar data tersebut.
2) Pemodelan Proses (Process Modelling)
Pemodelan proses adalah cara formal untuk menggambarkan bagaimana sistem beroprasi dan mengilustrasikan aktivitas-aktivitas yang dilakukan dan bagaimana data berpindah di antara aktivitas-aktivitas tersebut.
3) Desain Antarmuka (Interface Design)
Desain antar muka bertujuan untuk mengetahui seperti apa tampilan dari suatu sistem ketika perangkat lunak tersebut dikembangkan.

3.5. Tahap Implementasi Sistem

Tahap implementasi meliputi:
a) Strategi pengembangan program pada sistem baru yang dipilih.
b) Penggunaan sistem.
c) Hasil analisis sistem.


Nama : Novia Mandalasari
Npm : 25211234

Jurnal 1 abstrak dan pendahuluan



REVIEW
Analisis dan perpanjangan sistem informasi akuntansi piutang usaha terkomputerisasi pada primer koperasi kepolisian KORPS BRIMOB ( primkoppol korps brimob )

Jurnal ekonomi akuntansi, oktober 2011

Oleh:
Ika kurniati

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem akuntansi piutang yang telah diterapkan pada PRIMKOPPOL Korps Brimob dan perancangan sistem akuntansi piutang terkomputerisasi yang sesuai dan layak untuk PRIMKOPPOL Korps Brimob.
Objek penelitian ini adalah PRIMKOPPOL Korps Brimob yang beralamat di Jalan Akses UI Kelapadua Cimanggis Depok. Objek penelitian ini adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem akuntansi piutang usaha simpan pinjam pada PRIMKOPPOL Korps Brimob. Penelitian ini termasuk jenis penelitian development (pengembangan). Data diperoleh dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan yaitu: analisis PIECES, analisis kebutuhan sistem, dan Analisis kelayakan sistem. Instrumen penelitian dengan pedoman wawancara. Untuk mengetahui sistem akuntansi piutang usaha yang telah diterapkan di PRIMKOPPOL Korps Brimob meliputi : dokumen dan catatan akuntansi; fungsi yang terkait; prosedur piutang usaha; bagan alir sistem piutang usaha; dan sistem pengendalian intern yang telah diterapkan. Metode pengembangan sistem terdiri dari analisis sistem, desain sistem dan implementasi sistem. Program yang digunakan untuk membuat aplikasi pengembangan sistem baru terkomputerisasi adalah Microsoft Visual Basic 6.0 dan database menggunakan Microsoft Access 2007.
Implementasi sistem menunjukkan bahwa sistem baru terkomputerisasi yang dirancang telah memiliki sistem keamanan yang memadai, mampu menyajikan keakuratan dan keamanan dari kehilangan atau kerusakan data sehingga ketelitian, keandalan data akuntansi piutang usaha dan efisiensi kinerja koperasi dapat tercapai.
Kata kunci : efisiensi penggunaan sistem informasi akuntansi piutang terkomputerisasi



PENDAHULUAN
1.1  latar belakang

 Perkembangan teknologi saat ini merupakan pemicu perusahaan untuk menggali potensi yang dimiliki perusahaan untuk dapat lebih meningkatkan performance perusahaan. Hal ini juga membuat perkembangan dunia informasi saat ini semakin cepat, salah satu perkembangan yang penting adalah semakin dibutuhkannya penggunaan alat pengolah data yang berfungsi untuk menghasilkan informasi yang mendukung perusahaan tersebut. Oleh karena itu, perusahaan didorong untuk dapat memiliki sistem informasi yang baik, tepat, serta efisien dan efektif.
Berkembangnya kebutuhan informasi telah mendorong perkembangan akuntansi sebagai suatu sistem informasi. Hal ini mendorong untuk memproses data akuntansi yang semula menggunakan cara-cara manual menjadi proses secara terkomputerisasi melalui proses data  
akuntansi secara terkomputerisasi. Melalui proses ini dapat dihasilkan informasi yang real time yang pada akhirnya dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan di dalam perusahaan. Tujuan dari perkembangan ini adalah untuk lebih mengoptimalkan kinerja sistem informasi akuntansi agar sesuai dengan lingkungan perusahaan di mana sistem informasi
akuntansi tersebut dijalankan.
Piutang usaha merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan karena berpengaruh pada likuiditas dan modal kerja koperasi ini sebab piutang usaha masuk dalam kategori aset lancar dan diharapkan akan dapat dicairkan dalam waktu singkat. Tanpa adanya pencatatan dan pengawasan yang baik, kesalahan dan penyelewengan terhadap piutang tersebut akan mudah terjadi. Oleh karena itu pihak koperasi harus dapat menetapkan prosedur akuntansi yang akan digunakan, pemilihan debitur yang layak, penetapan umur piutang, serta penetapan kebijakan tentang persentase penyisihan piutang atas piutang yang tidak tertagih. Kesalahan dan penyelewengan terhadap piutang serta kerugian akibat piutang yang tak tertagih dapat dihindari, jika piutang tak dapat dicairkan dalam waktu singkat maka akan mengganggu kelancaran operasi koperasi secara keseluruhan. Hal ini dapat terjadi dikarenakan sistem yang digunakan masih manual. Kekurangan lain yang timbul di antaranya adalah pada bagian unit simpan-pinjam. Dalam mencatat dan menjumlahkan jumlah pinjaman yang diambil oleh debitur masih menggunakan cara yang manual. Tentunya hal ini menyulitkan karyawan dalam memproses transaksi dan proses transaksi menjadi lama dan tidak efisien. Apalagi jika ada debitur yang akan melunasi pinjamannya ataupun membayar angsurannya, karyawan unit simpan-pinjam harus mencari catatan di rak lemari. Hal ini tentu saja akan menambah lamanya proses transaksi. Dengan penggunaan sistem manual juga berisiko terjadinya pemalsuan data.

1.2  rumusan masalah
Kurang efisiennya pencatatan dan perhitungan sistem akuntansi piutang secara manual pada PRIMKOPPOL Korps Brimob.
Kesulitan dalam pengolahan data piutang, pencarian data dan pembuatan laporan.
Bagaimana adanya perancangan sistem akuntansi piutang terkomputerisasi dan gambaran perubahan sistem piutang manual ke piutang terkomputerisasi yang layak.



1.3  tujuan penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun dan merancang sistem akuntansi piutang yang telah diterapkan pada PRIMKOPPOL Korps Brimob.
Memberikan indikasi mengenai bagaimana mengetahui perancangan sistem akuntansi piutang terkomputerisasi yang sesuai dan layak untuk PRIMKOPPOL Korps Brimob.

Nama : Novia Mandalasari
Npm : 25211234

ketakutanku










                   teruntuk kalian ku sungguh takut kehilangan senyuman dalam lehah itu 
                                        
ku merasa takut saat ini , ku tak ingin kalian pergi kita lalui semua bersama-sama sudh terlalu jauh kita melangkah sayang jika kalian behenti disini . aku tulus katakan sedih tak ingin berpisah dengan kalian karena kalian adalah sebagian cerita dalam hidupku , karena kalian yang mengukir cerita itu ,karena kalian sebuah senyum terpancar saat lelah , bersama kalian lelah itu hilang .
ohhhhhhh..........kawan sedih rasanya bila suatu saat nanti kalian benar2 pergi dan tak bersama ku berjuang dalam pertempuran ini . ku harap kalian mendengar . aku terlanjur sayang kalian karena allah yg mempertemukan kita

INI CERITA KU

ingin ku ceritakan tentang sebuah kisah yang sangat klasik sebuah persaudaraan , cinta, dan kasih sayang

jadul mungkin cerita tentang sebuah cinta tapi cerita cinta ini beda karena cinta mereka ikhlas karena allah , insya allah aminnn........
awal ku mengenalnya tak ada perasaan yang spesial ya bisa di bilang biasa-biasa aja gitu tapi pas ku lewati pintu masuk sebuah ruangan terasa kehangatan apa karena suhu badan naik gara-gara cape naik ke lantai 4 sepertinya bukan . ini adalah kehangatan cinta mereka yang insya allah tulus karena allah . waktu demi waktu ku ikuti sampai saatnya ku di beri kesempatan oleh allah untuk merasakan kehangatan cinta mereka lebih dari waktu biasanya . selama kurang lebih satu bulan ku bersama mereka , ku merasa ada sesuatu yang harus kulakukan untuk merubah jalan hidup ku dari yang sejak awal hanya jalan lurus yang lalui , mereka mengajarkan ku dan saudara2ku yg lain tentang sebuah kebenaran dan memberitahu sebuah keburukan yang sedang terjadi saat ini . saat itulah ku mempelajari tentang kebenaran itu . satu bulan waktu yang singkat itu aku bersama mereka , bekerjasama dengan mereka, berbagi senyum dengan mereka , berbagi lelah dengan mereka kami bersama-sama . tiba saatnya kontrak kerjaku dengan mereka habis tapi ku tak pernah inginkan itu , ku ikuti semua kegiatan yang mereka buat
tiba lagi kesempatan untuk aku lebih lama bersama mereka ku mempersiapkan diri dan persyaratan agar aku lolos dalam tahan interview ini , alhamdulillah allah memberiku sebuah jalan yang sangat indah , aku dan saudara2 ku yg lain kita pergi ke sebuah villa yang ada di puncak selama beberapa hari , kami disana kalo bisa di bilang seperti di santren ,belajar lebih lama dari biasanya , menahan lelah, menahan kantuk, dan menahan bosan,
ku ingin meminta maaf karena tak dapat menghargai usaha kalian

mereka...? siapa mereka...?
mereka adalah sekumpulan mahasiswa yang berani mengambil sebuah resiko yang belum tentu dapat di lakukan oleh mahasiswa yang lain , mereka bukan sekedar mahasiswa mereka orang- orang yang hebat selalu tersenyum di kala lelah , senyum mereka selalu terpancar walau telah lelah bekerja dari pagi hingga mlam hari ,
MEREKA ORANG-ORANG YANG MEMPUNYAI SEMANGAT DALAM BERJUANG MENCAPAI RIDHA ALLAH SWT
mereka adalah SEF